Lampung dikenal sebagai salah satu provinsi yang punya keanekaragaman budaya luar biasa. Salah satunya adalah rumah adat Lampung yang masih lestari hingga kini.
Setiap rumah adat di Lampung memiliki keunikan tersendiri, mencerminkan fungsi adat, sosial, hingga simbol kebanggaan masyarakat setempat. Selain indah, rumah ini juga memiliki banyak nilai budaya yang mencerminkan kehidupan masyarakat Lampung.
Ada beberapa nama rumah adat Lampung yang terkenal karena keunikannya, mulai dari Nuwo Sesat, Nuwo Balak, hingga Mahanyuk’an. Pada kesempatan ini, kami akan mengajak Anda mempelajari rumah adat Lampung yang unik dan filosofis.
Mau tau nama-nama rumah adat di Betawi? Yuk cek selengkapnya dalam pembahasan artikel kami sebelumnya.
Nama-nama Rumah Adat Lampung yang Populer

Berikut adalah beberapa nama rumah adat Lampung yang populer, lengkap dengan keunikan, karakteristik, dan filosofinya. Silahkan simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
1. Nuwo Sesat
Nuwo Sesat adalah rumah adat lampung yang lebih sering digunakan sebagai balai adat untuk pertemuan dan musyawarah warga. Rumah ini memiliki peranan yang penting dalam kehidupan masyarakat, sehingga sering juga disebut sebagai balai Agung.
Struktur rumah ini berbentuk panggung yang tinggi dan menjadi ciri khasnya. Selain memberi kesan megah, ketinggian dari rumah Nuwo Sesat juga digunakan untuk mencerminkan kehormatan adat masyarakat setempat.
2. Nuwo Balak
Berikutnya ada Nuwo Balak, rumah yang sering digunakan sebagai tempat tinggal kepala adat atau tokoh penting dalam masyarakat Lampung. Rumah ini biasanya berukuran besar, sesuai namanya yaitu balak yang berarti besar atau utama.
Keunikan dari rumah ini terletak pada arsitekturnya yang megah dan simetris, memiliki ruang tamu luas, beberapa kamar tidur, dan ruang khusus untuk acara adat keluarga. Material yang digunakan adalah kayu keras yang tahan lama.
3. Mahanyuk’an
Mahakyuk’an adalah rumaha adat yang berasal dari Lampung Saibatin. Rumah ini sering digunakan sebagai tempat penyelenggaraan upacara keagamaan tradisional atau kegiatan ritual adat sehingga memiliki peran yang tak kalah penting dibanding Nuwo Balak.
Secara arsitektur, rumah ini memiliki atap berbentuk piramida dengan ukiran indah di sekelilingnya. Material yang digunakan adalah kayu dan bambu untuk bangunannya serta ijuk sebagai atapnya untuk mencerminkan keindahan dan kesederhanaan.
Mau tau nama-nama rumah adat di Aceh? Yuk cek selengkapnya dalam pembahasan artikel kami sebelumnya.
Cari Pintu Kamar Mandi yang Awet dan Minimalis? Fortress Aluminos Jawabannya!
Dalam memilih pintu kamar mandi, ketahanan terhadap air dan kelembaban adalah hal yang sangat penting. Maka dari itu, dibanding menggunakan pintu konvensional, meski di rumah tradisonal, kami lebih menyarankan Anda menggunakan pintu Fortress Aluminos.
Pintu ini terbuat dari material aluminium yang tidak mudah lapuk, dimakan rayap, atau berjamur. Sehingga, pintu ini bisa lebih awet dan tahan lama dibanding Anda menggunakan pintu konvensional biasa.
Selain itu, pintu Fortress Aluminos juga tidak mudah korosi, sehingga sangat ideal ditempatkan di area lembab seperti kamar mandi.
Pintu ini juga sudah dilengkapi dengan kusen, handle, dan engsel yang kuat dalam 1 set pembelian dengan harga ekonomis mulai dari Rp 1 jutaan.
Pilihan warna dan motifnya pun beragam, mulai dari motif kayu natural hingga warna putih dan hitam yang lebih modern.
Hal ini membuat pintu Fortress Aluminos mudah dipadukan dengan konsep rumah apapun, baik minimalis, modern, industrial, hingga klasik tradisional.
Jika Anda sedang mencari pintu yang tahan lembab dan tidak mudah lapuk, Fortress Aluminos adalah pilihan yang tepat.
Untuk Anda yang tertarik memasangnya di rumah, silahkan hubungi tim kami melalui WhatsApp. Dapatkan juga informasi katalog, harga, serta pilihan motif lengkap yang tersedia.
